Detail Berita

Metode Ngelakar Pagi Jadi Andalan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur Edukasi Hak Anak di Sekolah
15 Juli 2026

Metode Ngelakar Pagi Jadi Andalan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur Edukasi Hak Anak di Sekolah

Bagikan Berita

MANGGAR - Rabu 15/7/2026 Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DinsosPPPA) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Rangkul Sekolah BELTIM Ngelakar Pagi "Peduli Anak Beltim " . Kegiatan yang berlangsung maraton sejak tanggal 6 s.d 15 Juni 2026 di Ruang Rapat Terbuka DINSOSPPPA kegiatan ini menyasar Institusi Pendidikan dari Tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Kabupaten Belitung Timur.

Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Kekerasan Mengangkat tema "Peduli Anak Belitung Timur", program edukatif ini dikemas secara interaktif melalui metode Ngelakar Pagi Fokus utama kegiatan ini meliputi:

  • Advokasi Hak Anak : Sosialisasi pentingnya hak-hak dasar anak di lingkungan sekolah dan keluarga.
  • Pencegahan Kekerasan : Edukasi preventif untuk menekan angka Kekerasan Terhadap Anak (KTA), termasuk pencegahan perundungan ( bullying ) di tingkat sekolah.
  • Penguatan Pemangku Kepentingan : Membangun sinergi yang kokoh dengan para kepala sekolah, guru, pengambil kebijakan, dan pemangku kepentingan di tingkat kabupaten/kota.

 

Seluruh rangkaian program ini terealisasi berkat dukungan penganggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Tahun Anggaran 2026 . Pemanfaatan dana ini dioptimalkan pada Sub-kegiatan advokasi, fasilitasi sosialisasi pencegahan kekerasan, serta penguatan kapasitas kelembagaan perlindungan anak di daerah.

Kepala DinsosPPPA Kabupaten Belitung Timur Ronny Setiawan, S.IP, MPA menegaskan bahwa pelibatan anak-anak sejak usia dini (Tingkat TK) hingga remaja (SMP) sangat krusial untuk menanamkan pemahaman dini mengenai batasan diri, saling menghargai, dan perlindungan diri dari potensi kekerasan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berharap dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak, sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus peduli terhadap tumbuh kembang dan masa depan generasi muda di Bumi Laskar Pelangi.